Dosen Fisip-UTU Pendamping Penyusunan DIP Aceh Barat
  • UTU News
  • 07. 11. 2018
  • 0
  • 125

MEULABOH – Empat Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Teuku Umar (Fisip UTU) dilibatkan sebagai Tim Pendamping Kepatuhan Badan Publik guna menyusun Daftar Informasi Publik (DIP). Kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Komunikasi dan Informasi setempat, berlangsung di Aula Kantor Bupati Aceh Barat, 7 November 2018. Kegiatan tersebut dibuka Asisten I, Meurah Ali, S. Sos, mewakili Bupati Aceh Barat.

Tim Pendamping Kepatuhan Badan Publik bekerja untuk melaksanakan UU KIP di Aceh Barat, guna menyusun daftar informasi publik. Kegiatan yang berlangsug selama tiga hari, 7-9 November 2018, diikuti 54 orang peserta dari berbagai unsur, SKPK dan dari kecamatan dalam Kabupaten Aceh Barat.

Dosen Fisip UTU yang dipercayakan menjadi Tim Pendamping Kepatuhan Badan Publik untuk melaksanakan penyusunan DIP adalah  Dr. Afrizal Tjoetra, M. Si, yang juga Ketua Komisi Informasi Aceh, Sudarman Alwy, M. Ag (Wakil Dekan I Fisip), Irsadi Aristora, SH, M.H (Ketua PPID Universitas Teuku Umar, dan Nodi Marefanda, M.AP.

 Narasumber  dalam kegiatan tersebut empat yaitu  Dr. Afrizal Tjoetra, M.Si (Dosen Sosiologi Fisip UTU dan Ketua Komisi Informasi Aceh),  Amel (MaTA), Asriani, M.Si (Dinas Komunikasi, Informasi, dan Persandian Aceh), serta Zainuddi T, M.Si (Tenaga Ahli PPID Utama Aceh) yang dipandu oleh Jopi Dian Saputra (Kominfo Aceh Barat).

Meurah Ali, S. Sos menyatakan bahwa keterbukaan informasi publik menjadi kewajiban badan publik negara untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Pemerintah Aceh Barat terus berupaya secara maksimal dalam pelaksanaan UU KIP melalui pemenuhan layanan informasi publik kepada masyarakat”, ujar Meurah Ali dalam arahannya.

Kegiatan penyusunan DIP menjadi penting untuk melaksanakan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP) di Aceh Barat, ujar  Rusnaini, Kadis Komunikasi dan Informasi Kabupaten Aceh Barat, dalam laporannya.

Selain itu, Rusnaini juga menyampaikan, proses penyusunan DIP dilaksanakan melalui serangkaian kegiatan, yang diawali dengan pelaksanaan pemberdayaan Forum PPID Aceh Barat. Selanjutnya, dilakukan workshop penyusunan DIP serta Focus Group Discussion (FGD) yang diikuti oleh Tim Pertimbangan PPID Aceh Barat.   

Rusnani mengatakan, pelaksanaan rangkaian kegiatan berlangsung atas kerjasama Pemerintah Aceh Barat dengan Dinas Komunikasi, Informasi dan Persandian Aceh, Tim Pengabdian Universitas Teuku Umar serta Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA). (Zakir)

Lainnya :